Home » News » Seberapa Irit Konsumsi BBM Yamaha NMAX?

Seberapa Irit Konsumsi BBM Yamaha NMAX?

Jakarta -Setelah resmi diluncurkan oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), motor matik bongsor NMAX membuat detikOto penasaran akan konsumsi bahan bakar minyak-nya (BBM). Sebab, Yamaha mengklaim NMAX yang sudah mengusung teknologi Blue Core ini lebih irit BBM.

Dalam pengujian konsumsi BBM, detikOto menggunakan metode full to full. Jadi, tangki NMAX diisi bahan bakar beroktan 92 hingga penuh, kemudian diajak keliling Jakarta yang penuh kemacetan.

Kali ini, detikOto juga ingin membuktikan kekauratan catatan rata-rata konsumsi bahan bakar motor ini. Pada cluster meternya, NMAX menampilkan rata-rata konsumsi bahan bakar saat berkendara.

Setelah diisi bahan bakar, tidak lupa detikOto untuk mencatat odometer awal dan me-reset trip meter. Odometer awal setelah diisi bahan bakar tercatat 989 km sementara trip meter diposisikan ke angka 0.

Jarak yang ditempuh detikOto untuk menguji adalah dari Warung Buncit, Jakarta selatan menuju Senayan hingga ke SPBU Pertamina yang berada di Raden Inten, Jakarta Timur. Rute yang diambil dimulai dari Warung Buncit menuju Mampang Perapatan, berbelok ke Jalan Gatot Subroto dan masuk ke pelataran Stadion Gelora Bung Karno, Senayan.

Sepulangnya dari Senayan, detikOto memilih rute melalui Kuningan, Kasablanka terus hingga Banjir Kanal Timur (BKT), berbelok ke arah pulogadung dan berakhir di SPBU Pertamina di Radin Inten, Jakarta Timur.

Saat memacu NMAX ini, detikOto mengendarainya sendiri tanpa adanya boncengan. detikOto memiliki tinggi badan 189 cm dan berat badan 75 kg

Dalam uji irit kali ini, detikOto sempat menemui beberapa titik kemacetan. Hal itu memaksa detikOto untuk melajukan motor ini dalam kecepatan 10-20 km/jam.

Namun, saat menemui jalanan kosong, kecepatan maksimal yang ditempuh detikOto mencapai 70 km/jam. Saat membuka selongsong gas, di cluster meter terdapat bar yang mengindikasikan cara berkendara secara irit atau tidak.

Perjalanan pun didominasi oleh kemacetan yang biasa ditemui di jalanan Jakarta. Untuk melibas kemacetan tersebut, detikOto mencoba bermanuver di antara antrean mobil. Meski memiliki badan yang bongsor, untuk menyalip mobil-mobil cukup mudah. Namun tetap saja, karena memiliki setang yang lebar, detikOto harus lebih memperhatikan jarak untuk menyalip agar tidak bersenggolan dengan kendaraan lain.

Setelah dirasa cukup untuk menguji konsumsi bahan bakar NMAX ini, detikOto memutuskan untuk mengisi bahan bakar lagi hingga penuh. Hal itu dilakukan untuk mengetahui berapa banyak bahan bakar yang sudah dikonsumsi mesin matik bongsor ini.

Hasilnya, motor ini hanya mengisi bahan bakar sebanyak 0,88 liter. Artinya, selama perjalanan dari Warung Buncit, Senayan hingga Radin Inten, NMAX yang dikendarai detikOto mengonsumsi bahan bakar sebanyak 0,88 liter.

Pada trip meter cluster meternya, motor ini tercatat sudah dikendarai sejauh 31,6 km dalam pengujian konsumsi bahan bakarnya. Dari catatan itu, bisa dihitung konsumsi bahan bakar pada NMAX ini.

Cara penghitungannya adalah sebagai berikut, angka yang tercatat di trip meter dibagi konsumsi bahan bakarnya. Jadi, trip meter yang mencatat angka 31,6 km dibagi konsumsi bahan bakar sebanyak 0,88 liter.

Hasilnya, konsumsi bahan bakar skutik bongsor teranyar dari Yamaha ini mencapai 35,9 km/liter.

Namun, angka itu berbeda dengan catatan rata-rata konsumsi bahan bakar yang tertera pada cluster meter. Rata-rata konsumsi BBM yang tampil di cluster meter NMAX ini menunjukkan angka 36,7 km/liter.

Keakuratan catatan rata-rata konsumsi bahan bakar itu memang tidak terlalu jauh, tercatat hanya beda 0,8 km/liter. Namun, hal itu dirasa tidak menggambarkan konsumsi bahan bakar yang sesungguhnya.

Sumber: oto.detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.